Senin, 30 November 2015

Evaluasi Alternatif Sebelum Pembelian (Softkill)


Evaluasi Alternatif Sebelum Pembelian

Alternative membeli atau tidak membeli produk (merk) tertentu dipengaruhi oleh Konsumen yang  memproses informasi dari beberapa informasi dan membuat pertimbangan untuk memuaskan kebutuhan,  mencari manfaat produk dan memandang produk sebagai suatu rangkaian atribut, atribut yang menonjol dianggap penting. Yang meliputi : manfaat, kepentingan image dan fungsi yang diharapkan.
Pertimbngan tersebut sering kali dipertimbangkan antara manfaat yang akan diperoleh dengan biaya yang akan dikeluarkan untuk memperoleh atau setelah membeli produk tersebut. Mempertimbangan untuk membeli mobil ke-2 adalah piihan antara keleluasaan pemakainan dan tambahan investasi maupun biaya perawatan.
Hasil keputusan evaluasi alternative adalah penentuan keputusan membeli (apa, berapa, kapan, dimana, dst.) atau keputusan tidak membeli sesuatu. Pengalaman setelah pembelian akan merupakan masukan yang akan memperkuat (memperlemah) perilaku pembelian kemudian.
Pemasaran perlu menjelaskan manfaat produk dan menentukan atribut yang menonjol untuk mempengaruhi Evaluasi Alternatif sebelum keputusan pembelian konsumen membentuk satu maksud pembelian, ada 2 faktor :
1. Sikap/ pendirian orang lain
2. Situasi yang tidak diantisipasi
                                                                   
Menentukan alternative pilihan

Alternative pilihan dapat muncul dalam berbagai bentuk, misalnya dalam membeli mobil, seorang konsumen mungkin mempertimbangkan kriteria, keselamatan, kenyamanan, harga, merek, Negara asal, dan juga spek hedonic seperti gengsi, kebahagiaann, kesenangan dan lain sebgainya. Beberapa alternative pilihan yang umum adalah:
1. Harga
Harga menentukan pilihan alternative. Konsumen cenderung memilih harga yang murah untuk. membeli suatu produk yang ia tau spesifikasinya. Namun jika konsumen tidak biasa mengevaluasi kualitas produk maka harga merupakan indicator kualitas. Oleh karena itu strategi harga hendaknya disesuaikan dengan karakteristik produk.
2.Nama merek
Merek terbukti menjaddi determinan penting dalam barang. Nampaknya merek merupakan pengganti dari mutu dan spesifikasi produk. Konsumen mungkin sudah tidak meragukan lagi kualitas produk, kepercayaan pada merek lama yang sudah memiliki reputasi baik dapat mengurangi resiko kesalahan dalam  pembelian.
3.Negara asal
Negara dimana suatu produk dihasilkan menjadi pertimbangan penting dikalangan konsumen. Negara asal sering mencitrakan kualitas produk. Konsumen mungkin sudah tidak meragukan lagi kualitas produk elektonik dari jepang. Sementara, untuk jam tangan nampaknya buatan swiss merupakan produk yang handal.

Keputusan untuk membeli yang diambil oleh pembeli itu sebenarrnya merupakan kumpulan dari sejumlah keputusan. Setiap keputusan membeli mempunyai bebrapa komponen :
1.      Keputusan tentang jenis produk.
2.      Keputusan tentang bentuk produk.
3.      Keputusan tentang merek.
4.      Keputusan tntang penjualnya.
5.      Keputusan tentanng jumlah produk.
6.      Keputusan tentang waktu pembelian.
7.      Keputusan tentang cara pembayaran.

Setelah konsumen mendapatkan berbagai macam informasi, konsumen akan menentukan alternative yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya. Setelah kriteria yang akan menjadi alternative pilihan ditentukan barulah konsumen menentukan alternative pilihan ditentukan barulah konsumen menentukan alternative produk yang menjadi pilihan. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar