Pengertian
Studi Kelayakan Bisnis
Studi
kelayakan pada akhir-akhir ini telah banyak dikenal oleh masyarakat, terutama
masyakarat yang bergerak dalam bidang dunia usaha. Bermacam-macam peluang dan
kesempatan yang ada dalam kegiatan dunia usaha, telah menuntut perlu
adanya penilaian sejauh mana kegiatan/kesempatan tersebut dapat memberikan
manfaat (benefit) bila diusahakan.
Kelayakan
diartikan penelitian yang dilakukan secara mendalam tersebut dilakukan untuk
menentukan apakah usaha yang akan dijalankan akan memberikan manfaat yang lebih
besar dibandingkan dengan biaya yang akan dikeluarkan. Dengan kata lain,
kelayakan dapat diartikan bahwa usaha yang dijalankan akan memberikan
keuntungan finansial dan nonfinansial sesuai dengan tujuan yang mereka
inginkan. Layak disini diartikan juga akan memberikan keuntungan tidak hanya
bagi perusahaan yang menjalankannya, tetapi juga bagi investor, kreditor,
pemerintahan dan masyarakat luas.
Sedangkan menurut Kasmir dan Jakfar (2009) Pengertian
Bisnis adalah usaha yang dijalankan yang tujuan utamanya untuk memperoleh
keuntungan. keuntungan yang dimaksud dalam perusahaaan bisnis adalah keuntungan
finansial. Namun dalam praktiknya perusahaan nonprofit pun perlu dilakukan
studi kelayakan bisnis karena keuntungan yang diperoleh tidak hanya dalam
bentuk finansial akan tetapi juga nonfinansial. Dengan demikian, dapat
disimpulkan bahwa pengertian Studi Kelayakan Bisnis (SKB) adalah Suatu kegiatan
yang mempelajari secara mendalam tentang suatu usaha atau bisnis yang akan
dijalankan, dalam rangka menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan.
Menurut Budi Djatmiko (2012) Studi kelayakan
yang juga sering disebut dengan feasibility study merupakan bahan pertimbangan
dalam mengambil suatu keputusan, apakah menerima atau menolak dari suatu
gagasan usaha/proyek yang direncanakan. Pengertian layak dalam penilaian ini
adalah kemungkinan dari gagasan usaha/proyek yang akan dilaksanakan memberikan
manfaat (benefit), baik dalam arti financial benefit maupun dalam arti social
benefit. Layaknya suatu gagasan usaha/proyek dalam arti social benefit tidak
selalu menggambarkan layak dalam arti financial benefit, hal ini tergantung
dari segi penilaian yang dilakukan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar